Tampilkan postingan dengan label Ruang Periksa. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Ruang Periksa. Tampilkan semua postingan

Senin, 02 Juni 2014

Apabila Obat itu Tepat untuk Suatu Penyakit

Saya beberapa hari ini sibuk membuat website baru saya MyQuran 2014. Silakan kunjungi website tersebut. Tampak sederhana saja, tapi karena website MyQuran 2014 berisikan ayat-ayat alQuran alKarim, saya sungguh berharap website MyQuran 2014 dapat terbaca juga oleh pengunjung blog ini. Dan karenanya saya berdoa dengan sungguh-sungguh "Semoga الله swt memberi hidayah (petunjuk) kepada jalan yang lurus untuk kita semua". امِين، امين، امين... يا رب العالمين

Pada kesempatan yang baik ini, saya bagikan source code untuk membuat website yang redirect ke MyQuran 2014 tersebut, tentunya bagi kamu yang berminat. Tanpa syarat, nggak usah beli Tinggal upload di webhosting kamu. (Ber-pahala, mudah, tidek ribet dan langsung jadi). Silakan download di sini.

Eh... Koq jadi ngelantur dan nggak sesuai judul, ya? Maaf...!

Semalam saya menasihati pasien, agar dia tetap sabar dan tawakal dalam menghadapi penyakit yang dideritanya. Pada kesempatan itu saya teringat pada sebuah hadits Nabi Muhammad saw, yang diriwayatkan oleh Imam Muslim dari Jabir bin ‘Abdullah ra, Hadits ini sungguh sangat menghibur dan mendorong kita untuk melakukan upaya-upaya kesembuhan, dan dengan tetap pasrah pada ketentuan, kepastian, takdir dan kuasa الله swt.

Rasulullah ﷺ bersabda:
 
لِكُلِّ دَاءٍ دَوَاءُ، فَإِذَا أُصِيْبَ دَوَاءُ الدَّاءِ بَرَأَ بِإِذْنِ اللهِ عَزَّ وَ جَلَّ

 “Setiap penyakit ada obatnya. Apabila obat itu tepat untuk suatu penyakit, penyakit itu akan sembuh dengan seizin الله Azza wa Jalla.”

Pasien yang saya nasihati tadi menderita Gagal Jantung Kronik, sedangkan suami beliau sudah beberapa kali masuk opname di rumah sakit karena penyakit Diabetes Melitus yang tidak terkontrol.

Download MyQuran alHuda
Salam

Rabu, 14 Mei 2014

Nenek Menderita Radang Sendi Tulang (Osteoartritis)


Pasien terakhir saya malam ini adalah seorang nenek. Usia beliau 72 tahun. Nenek tersebut memasuki ruang praktik saya dengan tertatih, dan tampak sekali kalau beliau sedang menahan rasa sakitnya. Sambil ditopang oleh anaknya, beliau berjalan dengan sesekali memegang lutut kanannya. Kasihan sekali nenek ini... Demikian saya berkata dalam hati!

Segera saya menghampiri beliau untuk membantu dan ikut menopang badannya saat nenek tadi berjalan. Agak terasa berat oleh saya, karena nenek tadi boleh dibilang badan gedhe..., alias gemuk.

Setelah mencapai kursi, pasien usia lanjut ini saya persilakan duduk. Duh... lega juga akhirnya, dan beliau bisa duduk. Tampak raut wajah beliau yang tampak cemas dan adanya kilau keringat pada dahinya.

Saya segera melakukan anamnesis dan pemeriksaan fisik, utamanya pada sendi lutut, saya yakin bahwa nenek tersebut menderita radang sendi tulang. Bahasa medisnya adalah osteoartritis.

Pada kebanyakan kasus, kondisi ini bukanlah kondisi yang memerlukan perawatan paliatif karena bukan kondisi yang secara langsung mengancam jiwa penderitanya. Tapi karena nyeri yang dirasakan pada beberapa pasien yang menderita karena osteoartritis bisa cukup berat, maka osteoartritis perlu mendapatkan terapi yang tepat.

Osteoartritis merupakan bentuk radang sendi (artritis) yang paling banyak dijumpai. Jutaan orang di seluruh dunia dapat mengalaminya. Kondisi osteoartritis dapat terjadi dengan bertambahnya umur karena adanya mekanisme kerusakan persendian akibat tulang rawan yang bertindak sebagai bantalan dan perlindungan sendi mengalami robekan dan keruskan. Meskipun sebenarnya osteoartritis dapat merusak semua persendian tubuh, tetapi kelainan ini pada umunya mengenai persendian di tangan, leher, punggung, lutut dan pinggul.

Osteoartritis secara bertahap akan makin memburuk, dan tidak jelas ada obatnya. Tetapi dengan pengobatan dan perawatan yang benar dapat memperlambat proses penyakit tersebut, mengurangi nyeri dan memperbaiki fungsi sendi.

Kepada nenek Idjah (namanya: Sutidjah) tersebut saya berikan suntikan intra artikular yang berisi komponen kortikosteroid dan anestetik lokal. Saya nasihatkan untuk menggunakan decker lutut, sementara waktu istirahat, dan menggunakan alat bantu berjalan (walker) dan kursi roda untuk mobilitasnya. Dan tidak lupa, saya pesankan kepada nenek tersebut untuk datang kontrol lagi sepekan depan.

Sebelum pulang, nenek tanya ke saya... Berapa banyarnya, Nak Dokter? 

Hehehe.... ??? (Karena putri Nenek cantik, khusus hari ini.. GRATIS!, kata saya dalam hati.)

Dr. IKA SYAMSUL HUDA MZ, Sp.PD
Internist & Palliative Medicine
+6281326502405
INDONESIA
 

Design By Bamz | Modified By